Borneonews - Suara Rakyat Kalimantan
Sebanyak 77 penumpang Kapal Dharma Kencana II yang terbakar memilih untuk melanjutkan perjalanan ke Pontianak dengan menggunakan dua armada bis yang disiapkan pihak managemen.
Sebanyak 77 penumpang Kapal Dharma Kencana II yang terbakar memilih untuk melanjutkan perjalanan ke Pontianak dengan menggunakan dua armada bis yang disiapkan pihak managemen.

Dua Bis Antarkan 77 Penumpang Dharma Kencana II Ke Pontianak

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah melalui proses pendataan, sebanyak 77 penumpang kapal Dharma Kencana yang terbakar di 20 mil dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, diberangkatkan ke Pontianak menggunakan dua Bis Yessoe dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Senin (30/10/2017).

Menurut Manager Usaha PT Dharma Lautan Utama (DLU), Gede Mahharta, penumpang Dharma Kencana II yang berangkat ke Pontianak menggunakan dua armada bis berjumlah 77 orang yang terdiri dari 73 penumpang dewasa dan 4 anak - anak.

Sementara sisanya, sebanyak 31 orang hari itu juga memilih untuk pulang ke Semarang via pesawat udara, dan 30 penumpang lainnya menunggu seat berikutnya dan menginap di hotel Mentari, Kumai. "Sebanyak, 77 penumpang sudah diberangkatkan ke Pontianak dengan dua bis, sementara untuk yang pulang ke Semarang kita inapkan di hotel dulu, nanti sore ada 40 seat jadi sisanya berangkat besok," kata Mahharta.

Sementara itu data yang diperoleh Borneonews jumlah total penumpang yang diberangkatkan dengan menggunakan bus menuju Pontianak berjumlah 77 orang, sementara untuk penumpang yang memilih ke pulang ke Semarang berjumlah via pesawat berjumlah 31 orang dan yang menunggu seat berjumlah 30 orang sehingga total penumpang berjumlah 138 orang dan ditambah para ABK kapal sebanyak 71 ABK dan total keseluruhan berjumlah 209 orang.

Sementara itu 12 penumpang kapal Dharma Kencana II yang mendapat perawatan medis dan satu orang dirujuk ke rumah sakit karena menderita trauma atau cedera di pinggang saat melompat ke laut. Kebanyakan luka yang diderita adalah pada bagian telapak tangan akibat meluncur dari seutas tali saat turun dari kapal ke Sekoci. (KOKO SULISTYO/B-8)