Borneonews - Suara Rakyat Kalimantan
Keluarga korban dan perwakilan PT DLU serta kepolisian, saat pemakaman terhadap jenazah Sartono, Selasa (17/2017).
Keluarga korban dan perwakilan PT DLU serta kepolisian, saat pemakaman terhadap jenazah Sartono, Selasa (17/2017).

Jenazah Penumpang Kapal Tanpa Kepala Dimakamkan di Sampit

BORNEONEWS, Sampit - Jenazah penumpang KM Kirana III yang terjun ke laut bernama Sartono (53), warga Klengkingan RT 001 RW 02, Karangdowo, Klaten, akhirnya dimakamkan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (17/10/2017). Satu hari sebelumnya, korban ditemukan di tepi Pantai Ujung Pandaran.

"Pihak keluarga sudah menyetujui korban dimakamkan di Sampit," kata Manager PT Dharma Lautan Utama (DLU) Hendrik Sugiharto, Selasa (17/10/2017).

Korban sendiri dimakamkan di komplek pemakaman muslimin di belakang Stadion 29 November Sampit, Jalan Tjilik Riwut. Dihadiri langsung keponakan korban yang sama-sama datang ke Sampit menggunakan KM Kirana III.

Pihak keluarga di Pulau Jawa juga sudah mengikhlaskan kepergian Sartono. Serta tidak memaksa untuk membawa jenazah korban ke daerahnya.

"Keluarga sudah menyetujui, apalagi kondisi jasad korban sudah mulai membusuk. Sehingga tidak memungkinkan untuk dibawa pulang ke Pulau Jawa," kata Hendrik.

Semua biaya baik itu pemakaman, visum, dan lainnya ditanggung DLU. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab karena korban merupakan penumpang KM Kirana III. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)