Navigasi
Proses pemulangan penumpang kapal diwarnai perdebatan, hal ini terkait ganti rugi material yang diderita penumpang.
Proses pemulangan penumpang kapal diwarnai perdebatan, hal ini terkait ganti rugi material yang diderita penumpang.
Kapal Terbakar

Proses Pemulangan Penumpang KM Dharma Kencana II Diwarnai Perdebatan

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Proses pemulangan penumpang KM Dharma Kencana II yang terbakar di 20 mil dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, atau di posisi 05°04'08"S 109°53'97"E sekitar 47 mil utara Karimunjawa, diwarnai perdebatan antara penumpang dan managemen PT Dharma Lautan Utama (DLU).

Perdebatan tersebut terjadi lantaran para penumpang merasa tenggat waktu satu minggu yang diberikan oleh pihak managemen untuk memproses kerugian material akibat terbakarnya kapal Dharma Kencana II, dinilai terlalu lama.

Selain itu, penumpang juga meminta pernyataan managemen terkait hal itu harus diperkuat dengan legalitas agar mempunyai kekuatan hukum apabila pihak managemen tidak menepati janjinya untuk mengganti kerugian material yang diderita para penumpang korban kapal terbakar.

"Sesuai dengan data barang yang ada dalam manifes, besaran kerugian yang diderita oleh penumpang berbeda - beda, kalau penyelesaiannya dibantu di kantor cabang yang berbeda - beda waktu satu minggu terlalu lama, kami minta diperpendek tiga hari," kata salah satu perwakilan penumpang yang belum diketahui identitasnya kepada pihak manegemen DLU.

Bahkan para perwakilan penumpang rela menunggu di Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), selama satu minggu hingga kewajiban managemen DLU untuk mengganti kerugian material penumpang dapat terwujud.

Keinginan perwakilan penumpang tersebut diamini oleh penumpang yang lain yang juga akan menginap bersama - sama menunggu realisasi ganti rugi. "Kami sama - sama korban dan sama - sama penunpang yang sama - sama juga menderita kerugian jadi kami akan mewakili rekan - rekan yang lain menunggu di sini (Kumai), dan kami tidak mau diombang - ambing dalam halnini," imbuh penumpang lainnya, Edi, Selasa (31/10/2017).

Sementara itu, Manager Usaha PT DLU Gede Maharta mengatakan bahwa waktu satu minggu yang dikatakan merupakan waktu terpanjang untuk proses menyelesaikan kerugian dan kami harap sama - sama bisa dimengerti.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan karena barang - barang bawaan penumpang tidak masuk di dalam manifes, sementara untuk barang beruoa kendaraan semua sudah terdaftar dan sudah pasti penggantiannya baik dari asuransi maupun managemen.

"Nanti sama - sama kita atur karena kami masih harus mendata karena barang bawaan tidak termasuk dalam manifes," ujar Maharta kepada awak media.

Ia juga mengatakan secara regulasi kerugian terhadap barang bawaan yang tidak terdaftar dalam manifes tidak mendapat ganti rugi, kalaupun ada ganti rugi hal itu merupakan kebijakan managemen dan hal itu harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan managemen pusat terkait kebijakan bagaimana yang akan diambil.

"Dan untuk barang bawaan yang tidak terdaftar dalam manifes kami tidak bisa mengganti 100 persen," pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa selain membawa penumpang sebanyak 138 orang, KM Dharma Kencana II yang terbakar juga membawa kendaraan sebanyak 46 unit di antaranya 20 unit kendaraan motor roda dua, 8 unit mobil, 1 unit truk dan 17 truk besar (Fuso). (KOKO SULISTYO/B-5)

 

Berita Terbaru

Sidang pemeriksaan setempat tanah Jalan Pelita Sampit.
Sengketa Tanah

Gugatan Tanah Terhadap Rantau Cs di Jalan Pelita Sampit Ditolak

Mahdianur kuasa hukum penggugat Pilkades.
Sengketa Pilkades

Ini yang Terungkap pada Persidangan Gugatan Pilkades di Kotim

Hasil Penelitian

Seperti Apa Aktivitas Kumbang Penyerbuk Tanaman Sawit di Kalimantan Tengah?

Kepala Dikbud Sukamara Ilham Massora saat menyampaikan sambutannya didepan peserta rembuk kebudayaan.
Kebudayaan

Rembuk Kebudayaan Tingkatkan Ketahanan Budaya

Bupati Sakariyas didampingi Ketua TP PKK Dauewatie foto bersama saat acara rakor.
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga

Ketua TP PKK Kabupaten Katingan Minta Ketua TP-PKK Kecamatan dan Desa Lebih Aktif

Bupati Sakariyas didampingi Ketua TP PKK Daurwatie foto bersama,
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga

Bupati Katingan: PKK Punya Peran Besar Bantu Proses Pembangunan

Kebakaran Panti Asuhan Ayah Bunda Palangka Raya.
Musibah Kebakaran

Asrama Panti Asuhan Ayah Bunda Terbakar

Kepala Dikbud Sukamara Ilham Massora saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Rembuk Kebudayaan.
Budaya Daerah

Masyarakat Harus Peduli terhadap Kelestarian Budaya Daerah

Sugianto Sabran, Gubernur Kalimantan Tengah sedang memberikan wejangan kepada para kepala sekolah di Istana Isen Mulang, Selasa (21/11/2017) malam
Kunjungan Gubernur

Gubernur Minta Kepsek Tidak Ragu Jalankan Tugas

Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng AKBP Titis Bangun
Jalan Rusak

Biarkan Jalan Berlubang, Dinas Terkait Bisa Jadi Tersangka Loh!

Kecelakaan Lalu Lintas

Keberadaan Pembatas Jalan Akan Disurvei

Kunjungan Gubernur

Gubernur Kalteng Jalan Kaki Kunjungi SMKN 3 Palangka Raya

Wakil Bupati Sukamara Windu Subagio memberikan cendramata kepada nara sumber
Budaya Daerah

Rembuk Kebudayaan Harus Hasilkan Saran dan Masukan Strategis

Sugianto Sabran, Gubernur Kalteng saat berkunjung ke SMA dan SMK di Kota Palangka Raya, Selasa (21/11/2017)
Sekolah menengah

Malam Ini Gubernur Kumpulkan Tiga Pihak Bahas Masalah SMA/SMK

Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Dana untuk 'Bagi-bagi' ke SOPD Hanya Rp28 Miliar

Sugianto Sabran, Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah
APBD 2018

Gubernur Kalteng Sampaikan Nota Keuangan APBD 2018

Murid SD terlihat pulang sekolah. Di Jalan Krisna itulah peristiwa kecelakaan terjadi yang menewaskan Dayat (7) murid SD yang ditabrak mobil
Kecelakaan maut

Kecelakaan yang Menewaskan Murid SD Tetap Ditangani Sesuai Prosedur

Anggota DPRD Gumas Evandi Juang (baju biru) saat pertemuan dengan mahasiswa asal Kabupaten Gumas, Selasa (21/11/2017).
Organisasi Pelajar

Kerukunan Pemuda Pelajar Gumas Melapor ke DPRD

Bupati Katingan Sakariyas didampingi Ketua TP PKK Daurwatie bersama unsur FKPD pada rakor TP PKK, Selasa (21/11/2017)
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga

TP PKK Dituntut Lebih Berkiprah di Tengah Masyarakat

Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli memberikan keterangan kepada awak media.
Alokasi Dana Desa

WOW!!! DD dan ADD Tahun Depan Diprediksi Lebih dari Rp200 Miliar